Bangun Skill Copywriting dengan Dasar yang Kuat

Dasar Copywriting by Indotops.com 

Bangun Skill Copywriting dengan Dasar yang Kuat
Seperti janji saya, blog ini akan menyederhanakan dasar-dasar dari copywriting. Maka artikel ini membahas dasar yang kuat untuk membangun skill copywriting kita.

Dimana Copywriting Berada?

Dimana-mana. Di mall, di restoran, di selebaran, dan paling banyak akan kita temukan, di internet.

Berjualan online tidak sama dengan berjualan fisik. Jika kita membuka toko, kita tinggal duduk lalu menunggu pembeli. Paling ngiklan cuma pasang banner dan spanduk nama toko sebagai aksesoris dan penanda toko. Dan buuum, itu sudah 80% cukup.

Mengapa bisa begitu? Itu karena saat kita membuka toko fisik, kita sudah tahu benar siapa yang akan membeli produk kita: Orang- orang yang lewat.
Kita juga akan bertemu langsung dengan calon pembeli kita, sehingga kita bisa menawarkan produk kita sambil bertatap muka. Dan 80%, jika ada orang yang datang ke toko kita, dia memang niat hendak membeli.

Berbeda dengan toko online. Pembeli kita bukan orang yang lewat depan toko kita. Karena toko kita ada di internet, bukan samping jalan.
Kita tak akan bertemu dengan calon pembeli kita, kita bahkan tak tahu siapa yang hendak menjadi calon pembeli kita. Semuanya tampak gelap. Berbisnis di internet rupanya tak semudah yang kita kira.

Dan, kabar buruknya lagi, pembeli online punya beberapa kebiasaan buruk. Seperti terlalu lama mutuskan hingga akhirnya tak jadi membeli, CLBK (cuma liat beli kaga), tanya-tanya doang, dan sekelumit hal lain yang membuat mereka urung membeli. Juga, ternyata, hampir 50% pembeli online melihat toko online hanya untuk mengetahui harga barang saat ini.

Maka, karena alasan itulah, banyak perusahaan besar membayar mahal hanya untuk seorang copywriter. Karena, ya tadi, copywriter membawa terang pada kesulitan memikat pembeli.

Jadi, Darimana Saya Mulai?

Mulai dari memahami audiens.

Audiens seorang copywriter adalah: Pembeli online yang datang dari sejuta tempat. Jadi, jangan putus semangat dulu. Karena meski tak bertatap muka, tak buka toko samping jalan, toko online memberi keuntungan berlipat dengan banyaknya calon pembeli. Maka itulah yang harus kita maksimalkan. Ajak sebanyak mungkin pembeli untuk merasakan produk kita.

Karena majemuknya calon pembeli, maka hindari menggunakan bahasa daerah atau bahasa gaul yang tak dimengerti semua kalangan. Gunakan bahasa yang santai tapi jelas.

Pahami Alasan Pembeli Membeli Sesuatu

Pembeli membeli karena alasan emosional, bukan karena alasan rasional. Nah, disini poinnya!. Beri mereka alasan emosional untuk membeli. Inilah psikologi dibalik penggunaan model untuk promosi pakaian dan alasan mengapa jersey klub bola sangat laku di pasaran: Karena pembeli memiliki ikatan emosi dengan barang yang dia beli.

Setelah manusia memutuskan untuk membeli, mereka akan mencari pembenaran dari pembelian itu dengan alasan yang logis.
"Karena aku suka Chelsea" atau "Karena tinggiku sama dengan model itu, aku yakin celana ini pas denganku".

Maka dalam copywriting: Ikat emosi pembeli pada produk kita.

Contohnya, masih tentang:

Honestly,
It's not for everyone.

Slogan yang dibuat Nebraska ini memang hanya sepotong kalimat. Tapi, anda juga tentu merasakan, emosi kita menjadi terikat pada kalimat itu sehingga kita pikir kita memang perlu mencoba bertualang ke Nebraska!

Bangun Skill Copywriting dengan Dasar yang Kuat 2

Menulis Seperti Cara Kita Berbicara

Lagi, kita ingat bahwa audiens kita majemuk. Tak semua orang peduli soal istilah akademis, kisah yang mendayu-dayu, atau rima teratur seperti puisi. Tujuan kita menjual, bukan lulus skripsi ataupun menumpahkan air mata pembaca. Jadi, cukup tulis seperti apa yang kita katakan.

Percayalah, mudah kok. Lebih mudah daripada membuat laporan atau menulis novel.

Kenali Produk Kita seperti Kita Mengenal Nama-nama Jari Tangan Kita
Setelah mengenal siapa yang hendak kita tuju dan bagaimana cara mendekati mereka, penting juga bagi kita mengetahui produk kita.

Kenali produk kita hingga detail. Dengan mengenali produk hingga ke rincian terkecilnya, kita akan mendapat semakin banyak bahan untuk tulisan kita.

Dimana Sebenarnya Copywriting Digunakan dalam Internet Marketing?

Ini juga sebuah dasar. Mengetahui kapan dan dimana saja skill kita akan berguna tentu sangat bagus untuk meningkatkan motivasi.

1. Dalam Judul Produk, Rincian Produk, Gambar Produk.
Bayangkan kita hendak berbelanja online, kira-kira, judul produk seperti apa yang akan kita klik? Nah, kurang lebih, judul produk seperti itu juga yang orang lain akan klik.

Lalu, Rincian produk seperti apa yang akan menarik? Nah, kemungkinan, rincian produk seperti itu pula yang akan menarik orang lain.

Gambar Produk, harus real dan jelas. No burem-burem. Beri hiasan seperlunya, entah teks atau watermark biar tidak dipakai orang.

2. Dalam Iklan
Bukan rahasia lagi bahwa dunia periklanan sedang melejit di zaman ini. Mulai dari media cetak, media elektronik, media fisik seperti reklame, hingga smartphone kita menjadi tempat pengiklanan. Nah, soal kata-kata, copywriter lah yang paling tepat untuk menunjang keberhasilan iklan.

3. Dalam e-Mail
Ini yang jarang orang tahu, padahal besar efeknya. Selling Letter Online yang menjangkau sasaran dan terbukti efektif. Meski kekurangannya, orang awam jarang membuka e-Mail.

Itu tadi artikel tentang: Bangun Skill Copywriting dengan Dasar yang Kuat. Pahami Pembeli, Pahami Alasan Pembeli Membeli Sesuatu, Tulis Seperti Cara Kita Berbicara, Kenali Produk Kita Secara Detail, dan ketahui Dimana Saja Copywriting Digunakan. Semoga bermanfaat, jangan lupa tinggalkan jejak jika ada tambahan atau referensi yang lain. Happy Selling!

Author

basic of thing basic of thing Fiksioner is a free template that suitable for personal blogging because the layout is like a journal.

Post a Comment